Rasanya seperti gayung bersambut, setelah di akhir tahun 2014 lalu aku berniat untuk membuat blog yang isinya khusus untuk resensi buku yang telah dibaca, eh ternyata di awal tahun 2015, penerbit Haru berbaik hati mengadakan tantangan membaca. Jadi semangat deh membuat resensi dari buku-buku yang sudah kubaca, khususnya buku-buku terbitan Haru.
Sebenarnya, aku telah membaca sekitar 10 buku terbitan Haru, namun seringnya malas untuk meresensi sehingga kadang lupa jalan ceritanya. Nah, Haru berbaik hati mengizinkan peserta yang ikut tantangan untuk membaca ulang buku dan meresensi buku tersebut.
Untuk tantangan membaca Haru ini sendiri ada empat fase yang dapat diikuti, menyesuaikan kemampuan pembacanya, yaitu: fase primer (1-10 buku), fase sekunder (11-20 buku), fase laten (21-30 buku), dan fase tersier (>31 buku). Aku sendiri akan memilih fase laten, yaitu: 21-30 buku, karena sepertinya aku mulai mengalami gejala awal #HaruSyndrome.
Nah ini adalah buku-buku terbitan Haru yang akan dibaca dan diresensi, sudah cukup untuk diikutkan dalam fase laten:
![]() |
| Kenji sedang membantuku menunjukkan koleksi terbitan Haru |


No comments:
Post a Comment