Saturday, January 24, 2015

Tantangan Membaca Haru di Tahun 2015

Ada kabar gembira di tahun 2015 ini. Penerbit Haru, salah satu penerbit yang menerjemahkan buku/literatur Asia (Korea, Mandarin, Jepang) sedang mengadakan tantangan membaca buku-buku terbitan Haru, yang ternyata di bulan Januari 2015 ini sudah terbit sekitar 50 buku. Wuiiiih, banyak yaaa..

Rasanya seperti gayung bersambut, setelah di akhir tahun 2014 lalu aku berniat untuk membuat blog yang isinya khusus untuk resensi buku yang telah dibaca, eh ternyata di awal tahun 2015, penerbit Haru berbaik hati mengadakan tantangan membaca. Jadi semangat deh membuat resensi dari buku-buku yang sudah kubaca, khususnya buku-buku terbitan Haru.

Sebenarnya, aku telah membaca sekitar 10 buku terbitan Haru, namun seringnya malas untuk meresensi sehingga kadang lupa jalan ceritanya. Nah, Haru berbaik hati mengizinkan peserta yang ikut tantangan untuk membaca ulang buku dan meresensi buku tersebut.

Untuk tantangan membaca Haru ini sendiri ada empat fase yang dapat diikuti, menyesuaikan kemampuan pembacanya, yaitu: fase primer (1-10 buku), fase sekunder (11-20 buku), fase laten (21-30 buku), dan fase tersier (>31 buku). Aku sendiri akan memilih fase laten, yaitu: 21-30 buku, karena sepertinya aku mulai mengalami gejala awal #HaruSyndrome.


Nah ini adalah buku-buku terbitan Haru yang akan dibaca dan diresensi, sudah cukup untuk diikutkan dalam fase laten:

Kenji sedang membantuku menunjukkan koleksi terbitan Haru




THE WEDDING EVE By : Hozumi



kebersamaan terakhir dengan orang yang kita cintai membuat kita menghargai setiap detik dari kenangan masa lalu. Dan kelima kisah pendek dalam The Wedding Eve membuat kita menyadarinya. Betapa kasih sayang mampu mengalahkan segalanya…”

 The Wedding Eve
Satu hari sebelum hari pernikahan, sang pria mengambil cuti dari pekerjaan dan menghabiskan waktu seharian untuk berada di rumah dan membantu sang wanita mempersiapkan pernikahan. Ternyata mereka adalah kakak beradik. Dan itu adalah pernikahan sang kakak. Kakak yang terpaut usia delapan tahun itulah yang menjadi Ayah sekaligus Ibu bagi si Adik ketika orang tua mereka meninggal karena kecelakaan.